Loading
  • August 9, 2019
  • By yogi iskandar
  • Branding Marketing
  • Comments Off on Kemasan ‘Hijau’ untuk Bumi

Kemasan ‘Hijau’ untuk Bumi

ANDA bisa membuat planet bumi menjadi lebih ‘hijau’ dengan menggunakan kekuatan finansial. Kekuatan finansial bukan berarti mengeluarkan uang, tetapi memutuskan dengan bijak bagaimana harus menggunakan. Termasuk memutuskan memberikan dukungan pada keberlangsungan bumi.

Bayangkan, Anda tetap diam, tetapi dengan uang yang Anda miliki bisa memilih untuk ramah lingkungan. Caranya mudah, yaitu dengan tidak membeli produk dari brand yang mencemari lingkungan. Gerakan itu sudah banyak dilakukan oleh orang-orang di berbagai negara. Menurut laporan dari business-standard.com, 55 % konsumen di 60 negara bersedia membayar harga yang lebih tinggi untuk barang-barang yang dibuat oleh perusahaan yang sadar lingkungan. Jelas, konsumen sekarang lebih peduli daripada sebelumnya.

Perusahaan-perusahaan di dunia pun mulai memperhatikan hal ini. Mereka yang terdiri dari perusahaan multinasional besar, bisnis lokal hingga perusahaan yang sedang bertumbuh memulai gerakan hijau. Gerakan ini berjalan lancar dan menuai berbagai manfaat. Mereka juga ingin apa yang dilakukan oleh perusahaan mereka memberikan dampak, tidak hanya pada manusia dan secara ekonomi saja, tetapi juga berdampak baik pada lingkungan, bumi tempat di mana kita tinggal.

— Gunakan daun pisang —

Sebuah superstore di Chennai baru-baru ini meninggalkan plastik sekali pakai untuk kemasan dan beralih ke daun pisang untuk buah-buahan dan sayuran segar.

Menurut Sanjay Dasari, pendiri rantai ritel Sunny Bee, “Daun pisang adalah solusi terbaik untuk pengemasan karena memberikan efek pendinginan alami dan memperpanjang umur simpan produk. Namun hanya dapat digunakan untuk buah dan sayuran segar, tidak sereal.

Dia kemudian bercerita, untuk solusi lebih hijau ini, pihaknya mengeluarkan lebih sedikit uang, tetapi mengeluarkan lebih banyak waktu. Daun pisang ini diambilnya dari 35.000 petani di seluruh India. “Ini sebenarnya lebih murah daripada kantong plastik tradisional yang sering digunakan untuk kemasan, tetapi butuh banyak waktu untuk mengemas masing-masing,” kata Dasari.

Meski demikian, apa yang dilakukan mendapatkan respons yang baik dari pelanggan. Pelanggan banyak yang memberikan komentar positif tentang inovasi ramah lingkungan ini.

Ada banyak contoh inisiatif hijau oleh perusahaan lain selain Sunny Bee. Di India, The Body Shop meluncurkan program daur ulang di dalam toko, BBOB (Bring Back Our Bottles), mendorong pelanggan untuk mengembalikan kemasan plastik kosong untuk didaur ulang, yang saat ini beroperasi di 40 toko. (RH)

Sumber:

www.bloomberg.com, www.business-standard.com, www.thebetterindia.com